
Primary 6 – IPS: Aku dan Usahaku Untuk Indonesia yang Lebih Baik
Di term 3 ini, siswa P6 belajar mengenai isu lingkungan dan isu sosial di kelas IPS. Dalam pembelajaran ini, mereka menjalani serangkaian proses belajar. Proses belajar diawali dengan pengantar materi dari guru berupa penjelasan mengenai definisi isu lingkungan dan isu sosial beserta contohnya.
Siswa melanjutkan proses belajarnya bersama kelompok belajar yang mereka pilih sendiri. Mereka memilih satu isu yang akan dipelajari lebih lanjut, lalu mencari tahu kasus dari berita terkait isu yang dipilih dan menganalisa penyebab, akibat, serta cara untuk mengatasi atau mencegahnya.
Hasil pencarian dan analisis tersebut kemudian mereka tuangkan dalam kreasi media presentasi yang menarik. Mereka bekerjasama dan saling berbagi tugas dalam membuat desain, menyiapkan alat dan bahan, sampai dengan pembuatan media presentasinya.
Media presentasi tersebut kemudian dipresentasikan di sesi presentasi yang juga dihadiri oleh beberapa guru dari kelas lain. Sesi presentasi dipandu oleh 2 siswa yang berperan sebagai MC. Di akhir sesi presentasi setiap kelompok, siswa membuka sesi tanya jawab untuk guru yang hadir. Lalu, sebagai penutup sesi presentasi, guru diajak untuk menuliskan respon terhadap isu-isu yang disampaikan oleh siswa.
Rangkaian proses belajar ini mengajak siswa P6 untuk menjadi pembelajar mandiri yang bertanggungjawab dengan proses belajarnya. Kemampuan untuk bekerjasama dan berpikir kritis juga dilatih selama proses belajar ini berlangsung. Kehadiran guru dari kelas lain dan pertanyaan-pertanyaan yang mereka berikan di sesi tanya jawab juga memberikan tantangan dan pemantik bagi siswa untuk mengkomunikasikan pemahaman dan pemikiran kritis mereka.
Proyek ‘Aku dan Usahaku untuk Indonesia yang Lebih Baik’ ini mungkin saja telah usai, tetapi benih-benih kepedulian dan tanggung jawab yang telah tertanam dalam diri para siswa P6 diharapkan akan terus tumbuh. Mereka bukan lagi hanya sekadar pendengar, melainkan pembelajar aktif dan komunikator kritis yang siap memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan sosial di sekitar mereka. Inilah awal dari perjalanan mereka sebagai agen perubahan.





