
Primary 6 – Bahasa Indonesia: Membuat Mading
Pada Unit 8, siswa kelas 6 belajar membuat mading/ majalah dinding. Kegiatan ini dilaksanakan di kelas pada pelajaran Bahasa Indonesia. Siswa membuat mading fiksi dan nonfiksi dengan tema yang ditentukan sendiri oleh mereka.
Awalnya, siswa belajar tentang definisi, ciri-ciri, serta contoh dari teks fiksi dan nonfiksi. Setelah itu, mereka dibagi menjadi 4 kelompok. Setiap kelompok berdiskusi untuk menentukan tema mading, contoh dari teks fiksi dan nonfiksi yang akan ditempel, serta pembagian tugas dalam kelompok. Untuk jenis contoh teks fiksi nonfiksi, siswa diperbolehkan untuk membawa dari rumah atau membuat sendiri di sekolah. Di pertemuan berikutnya, siswa berkumpul dalam kelompok dan mulai mengerjakan mading dalam waktu yang telah ditentukan oleh guru.
Kegiatan ini sebagai bentuk implementasi dari teori fiksi nonfiksi yang sudah dipelajari siswa sebelumnya. Selain itu, mereka juga belajar untuk bekerja sama, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, serta melatih tanggung jawab demi keberhasilan bersama. Selain aspek kreativitas, guru juga menilai aspek kerja sama antar anggota kelompok melalui refleksi individu. Siswa mengerjakannya dengan bersemangat.
Pembuatan mading secara berkelompok memberikan banyak manfaat bagi siswa, terutama dalam memahami teks fiksi dan nonfiksi, meningkatkan kreativitas, serta melatih kerja sama dan tanggung jawab. Siswa terlihat antusias dalam mengerjakan tugas ini, dan sebagian besar kelompok dapat menyelesaikannya tepat waktu.
Kegiatan ini apabila diimplementasikan secara berkala, akan memberikan manfaat yang berarti, mulai dari meningkatkan pemahaman materi oleh siswa, meningkatkan ketrampilan bekerja sama, komunikasi, dan kreativitas. Hal ini bahkan menambah wawasan bagi siswa karena mereka tidak terpaku pada contoh yang diberikan oleh guru, namun mencari sendiri dari media lain.



