
Primary 5 – Pendidikan Pancasila: Design Thinking sebagai Solusi Permasalahan Lingkungan dan Gotong Royong
Siswa kelas 5 mempelajari tema gotong royong pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Siswa belajar berbagai contoh kegiatan gotong royong di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat. Untuk memperdalam pemahaman, siswa diberikan sebuah cerita tentang kondisi sebuah kota yang masyarakatnya sudah tidak pernah gotong royong dan tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan sehingga lingkungan menjadi kotor dan tidak nyaman.
Melalui cerita tersebut, siswa diminta menganalisis permasalahan yang terjadi serta dampaknya bagi masyarakat. Siswa kemudian bekerja secara kelompok untuk membuat program atau solusi menggunakan pendekatan Design Thinking dengan tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pendekatan ini digunakan agar siswa tidak hanya mencari solusi secara cepat, tetapi juga belajar memahami masalah, menemukan akar permasalahan, serta menghasilkan solusi yang kreatif dan tepat sasaran. Melalui proses ini, siswa belajar berpikir kritis, bekerja sama, dan menyelesaikan permasalahan secara terstruktur.
Setiap kelompok menghasilkan program yang berkaitan dengan gotong royong, seperti kerja bakti rutin, kampanye menjaga kebersihan, lomba kebersihan lingkungan, dan sebagainya. Ide solusi tersebut dituangkan dalam bentuk poster yang berisi nama program, tujuan, manfaat, serta langkah kegiatan yang dapat dilakukan masyarakat. Kemudian, setiap kelompok mempresentasikan hasil program yang telah dibuat di depan kelas, dan siswa dari kelompok lain diberikan kesempatan untuk bertanya, memberikan tanggapan, dan menyampaikan saran terhadap program yang dipresentasikan. Kegiatan ini melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kerja sama antar siswa dalam menyelesaikan sebuah masalah sosial.
Setelah mengikuti kegiatan ini, siswa diharapkan dapat menunjukkan sikap yang lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan pentingnya bekerja sama dengan orang lain, seperti menjaga kebersihan kelas, membantu teman, dan melaksanakan tugas kelompok dengan tanggung jawab. Melalui kegiatan ini juga, siswa mampu memahami bahwa gotong royong merupakan nilai penting yang dapat membantu menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, serta menciptakan persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.



