What's New

Primary 5 – Bahasa Mandarin: Mengenal Pulau di Indonesia dan Arah Mata Angin

Primary 5 – Bahasa Mandarin: Mengenal Pulau di Indonesia dan Arah Mata Angin

Pada pembelajaran kali ini siswa Primary 5 belajar mengenai pulau di Indonesia dan arah mata angin. Di awali dengan guru menjelaskan nama-nama pulau yaitu 苏门答腊Sumatera, 爪哇Jawa, 加里曼丹Kalimantan, 苏拉威西Sulawesi, 巴厘Bali, dan 巴布亚Papua dalam huruf Hanzi-Pinyin. Siswa menirukan pelafalan secara bersama-sama, lalu membaca bergantian agar pelafalan lebih tepat.

Setelah itu siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok menerima asturo sebagai alas peta dan gambar 6 pulau, mereka menggunting pola pulau, melipat bagian tertentu agar terbentuk efek 3D, memberi warna berbeda pada tiap pulau, lalu menempelkannya pada asturo sesuai letak geografis yang benar. Siswa menuliskan nama pulau menggunakan huruf Hanzi dan Pinyin.

Selanjutnya siswa Primary 4 belajar arah mata angin dalam bahasa Mandarin, seperti 东 Timur, 南 Selatan, 西 Barat, 北 Utara. Siswa berlatih menunjuk arah sambil mengucapkan kosakatanya. Guru memberikan gambar 8 arah mata angin dan meminta siswa menuliskan huruf Hanzi dan Pinyinnya.

Kemudian siswa mempresentasikan hasil karyanya dihadapan siswa kelas lainnya, dengan menjelaskan letaknya menggunakan arah mata angin seperti 巴厘岛 Bālí dǎo zài 爪哇 Zhǎowā dǎo de 东边 dōngbiān” yang artinya Pulau Bali berada di sebelah timur Pulau Jawa. Selesai presentasi, kelompok presenter memberikan 5 pertanyaan berdasarkan materi yang telah dipresentasikan, bagi audiens yang dapat menjawab pertanyaan akan diberikan stiker. Audiens juga diberikan kesempatan memberikan feedback positif dengan menyebutkan hal yang sudah bagus dan memberi satu saran membangun agar penampilan berikutnya lebih baik.

Tujuan kegiatan ini adalah agar siswa mampu membaca dan menulis kosakata nama pulau serta arah mata angin dalam huruf Hanzi-Pinyin, terampil membuat media peta 3D sederhana sebagai alat bantu belajar, serta berani melakukan presentasi dan memberi-menerima feedback secara positif.

Ke depannya, siswa diharapkan dapat lebih memperkaya kosakata bahasa Mandarin, senang belajar bahasa Mandarin melalui alat peraga, serta menumbuhkan sikap terbuka dalam menerima feedback.

Discover more from Focus Independent School

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading