
Primary 1 – Bahasa Indonesia: Dompet Kebutuhan dan Keinginan
Pada hari Senin, 6 April 2026, siswa Primary 1 belajar mengenal kebutuhan dan keinginan. Kegiatan diawali dengan bermain peran berbelanja di “Ceria Market”, di mana siswa memilih dan membeli berbagai barang. Setelah kegiatan berbelanja, guru mengajak siswa berdiskusi untuk mengelompokkan barang yang telah dibeli ke dalam kebutuhan dan keinginan.
Guru kemudian memperkuat pemahaman dengan menjelaskan pengertian kebutuhan dan keinginan beserta contohnya dalam kehidupan sehari-hari, seperti makanan, pakaian, dan alat belajar sebagai kebutuhan, serta mainan atau barang kesukaan sebagai keinginan. Guru juga mengajak siswa mengaitkan konsep tersebut dengan pengalaman pribadi mereka, sekaligus menanamkan nilai penting bahwa kebutuhan perlu diutamakan dibandingkan keinginan.
Untuk memperdalam pemahaman, siswa diajak membuat “dompet kebutuhan dan keinginan” menggunakan kertas spektra. Mereka diberi kebebasan untuk berkreasi dalam menentukan bentuk dan desain dompet. Selanjutnya, siswa menggambar masing-masing tiga contoh barang yang termasuk kebutuhan dan keinginan, lalu memasukkannya ke dalam dompet yang sesuai. Melalui kegiatan ini, siswa belajar menerapkan pemahaman mereka secara mandiri, mempertimbangkan pilihan, serta mengambil keputusan berdasarkan konsep yang telah dipelajari.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias dan terlibat aktif dalam setiap tahap pembelajaran. Melalui pengalaman ini, siswa tidak hanya memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, tetapi juga mulai membangun dasar literasi finansial sejak dini. Secara bertahap, siswa belajar menentukan prioritas, mengelola keinginan, serta membuat keputusan yang lebih bijak dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemandirian yang akan bermanfaat bagi mereka di masa depan.




