What's New

Primary 6 – BMC 2025: Realistic Stage

Primary 6 – BMC 2025: Realistic Stage

“Ayo menggunakan Matematika untuk berbuat kebaikan secara adil!”

Siswa P6 mengawali tiga hari pertama learning journey mereka melalui Realistic Stage. Pada fase ini, mereka diajak untuk berpetualang mengunjungi Panti Asuhan Gunungan, Panti Asuhan Hati Tulus, dan Panti Wredha Aisyiah melalui kegiatan visual tour bersama. Dari kegiatan tersebut, mereka belajar mengenal kondisi di setiap panti serta berkesempatan menggali banyak informasi menarik dari ketiga panti tersebut.

Realistic Stage diawali dengan membaca buku cerita dari setiap panti kemudian beberapa siswa menceritakan kembali gambaran apa saja yang mereka dapatkan dari kegiatan membaca tersebut. Setelah itu, siswa melihat video konteks bersama-sama. Di video tersebut, mereka bisa melihat kondisi nyata di dalam setiap panti, ada berapa orang yang tinggal di sana, masalah apa yang secara umum dihadapi oleh panti tersebut, berapa rentang usia penghuni panti, kebiasaan yang dilakukan sehari-hari di sana, kegiatan menarik apa yang mereka sukai, serta apa saja yang dapat membuat orang-orang di panti merasa senang. Dari pemutaran video tersebut, siswa P6 belajar untuk mengidentifikasi hal lain apa saja yang ingin mereka ketahui lebih lanjut, hal apa yang menarik bagi mereka, bantuan apa yang mungkin mereka berikan untuk anak-anak atau oma-oma di panti, mengapa mereka memilih untuk memberikan bantu tersebut, serta pesan moral apa yang diperoleh dari petualangan hari ini. Beberapa siswa menyampaikan bahwa kita harus menjadi pribadi yang lebih bersyukur karena masih memiliki keluarga. Ada pula yang menyampaikan bahwa kita harus lebih menerima apa yang kita punya selama ini. Ada juga menyoroti bahwa ketika mau memberikan bantuan, kita harus mengevaluasi kebutuhan dengan tepat agar bantuan yang diberikan akan memberikan manfaat bagi mereka.

Melalui kegiatan ini, siswa P6 berkesempatan untuk membangun empati mereka melalui kondisi nyata yang dialami oleh orang lain. Mereka belajar bagaimana memberikan respons yang tepat dalam bersikap maupun berkata-kata dengan baik, serta belajar bahwa berbagi adalah hal baik yang bisa dilakukan untuk membuat orang lain lebih bahagia dalam menjalani keseharian mereka, karena tidak semua orang memiliki kondisi yang sama seperti mereka.

Harapannya, dengan pemaparan kondisi nyata yang dialami siswa dalam Realistic Stage ini, kepekaan siswa dalam menyikapi masalah sosial yang ada di sekitar mereka dapat mulai berkembang. Melalui kepekaan tersebut, mereka akan lebih terdorong untuk menjadi individu yang lebih peduli sehingga mereka tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas secara akademik, tetapi juga cerdas secara emosional, karena dapat menggunakan pengetahuan yang mereka miliki untuk menyelesaikan masalah yang ada di sekitar mereka dengan lebih bijaksana.

Discover more from Focus Independent School

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading