Pada pelajaran Bahasa Indoensia, siswa EY1 punya cara seru untuk belajar huruf. Tidak sekadar melihat atau menulis huruf, mereka menghubungkannya dengan topik tentang pentingnya menggosok gigi. Dengan penuh semangat, siwa membayangkan huruf-huruf itu sebagai “kotoran” di gigi yang harus segera dibersihkan.
Mengikuti arahan guru, mereka memegang “sikat gigi” dan mulai menggosok huruf-huruf tersebut sampai bersih. Keceriaan terlihat setiap kali sebuah huruf “hilang” dari gigi mereka. Belajar pun terasa seperti bermain, tapi tetap penuh makna.
Kegiatan ini tidak hanya membuat anak-anak semakin mengenal huruf, tetapi juga membekali mereka dengan kebiasaan baik yang bermanfaat jangka panjang. Mereka belajar bahwa menggosok gigi dengan benar bukan hanya penting untuk hari ini, tetapi juga untuk menjaga kesehatan gigi di masa depan. Dengan terbiasa melakukannya sejak dini, kebiasaan ini akan terbawa ke kehidupan sehari-hari; menggosok gigi setiap pagi dan malam tanpa perlu diingatkan. ***
