Membatik dapat menjadi salah satu sarana untuk mewujudkan kecintaan terhadap seni dan budaya asli Indonesia. Dengan adanya ekstrakurikuler membatik untuk siswa Secondary 2, diharapkan siswa mampu mengenal, mempelajari, dan melestarikan salah satu seni warisan leluhur bangsa Indonesia.
Selain itu, siswa juga akan memahami proses pembuatan dan makna di balik motif-motif yang ada pada kain batik. Membatik juga dapat mengajarkan ketekunan, kesabaran, keteguhan, ketangguhan, dan kemandirian dalam bekerja serta berusaha.
Kegiatan ekstrakurikuler membatik dilaksanakan setiap hari Selasa, di Graha Batik Cempaka, Laweyan. Pada hari pertama ini, diisi dengan kegiatan mengenalkan anak-anak pada kain batik, alat-alat untuk membatik, dan mencoba menorehkan malam menggunakan canting pada pola yang sudah disediakan. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan. Mereka aktif bertanya dan merespon selama dibimbing oleh pelatih di sana. Keindahan yang tercipta dari hasil kerja keras peserta didik dalam membatik hari ini membawa kebanggaan tersendiri bagi siswa.
